Main Volley

Minggu, 13 Mei 2007

Sebenarnya permainan yang satu ini gak pernah masuk dalam kegiatan yang paling gua suka.
Main Voli, bayanginnya aja sudah membuat tangan gua berasa panas kena bola. Mangkannya permainan ini terakhir gua mainnin waktu masih SMA, itu saja karena harus ambil nilai ujian olah raga, no choice daripada raport gua jelek.

Di kompleks perumahan tempat gua tinggal, tepatnya di depan rumah yang gua tempatin (gak persis di depannya sih, agak geser kiri dikit) dan berkat kerjaan karang taruna, telah dibangun sebuah lapangan bola voli.
Tempat yang tadinya kumuh ditumbuhi ilalang, sekarang terlihat rapi setelah lahan dirapikan dan dibuat sebuah lapangan voli.
Hmmmm sekarang Blok G3 sudah terlihat agak manusiawi, tidak seperti hutan (ini yang bilang anak gua yang gede lho).

Ada lapangan bola voli di depan rumah (agak serong kiri dikit), artinya gua harus bisa main voli. Gak lucu aja, tetangga gua semua pada main di sana, tapi gua cuman jadi penonton dowang.

Sebelum main (lagi) gua sudah membayangi tangan gua yang panas dan pegel-pegel. Dan bener waktu main pertama gua memang sangan berantakan.
Setelah berlama-lama latihan sambil kepala ndangak ke atas melihat bola, ternyata main voli cukup mengasikan.
Rame-rame bersama para tetangga, ternyata bukan gua saja yang gak bisa, masih banyak yang mainnya berantakan. Tetapi diluar itu semua main bareng-bareng bisa saling kenal dan menghilangkan stress.
Main voli buat gua ternyata membuat banyak ketawa dan saking banyak ketawa.. badan gua jadi semakin capek.. tapi happy..(gak jelas ya).

Setelah main pertama, pergelangan tangan kanan gua ternyata memar.. he he he… tapi gua gak perduli, yang penting gua senang.

—————-
Lokasinya:

View Lapangan Bola Voli Anggrek 3 in a larger map

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *