{"id":22,"date":"2005-12-03T17:13:51","date_gmt":"2005-12-03T17:13:51","guid":{"rendered":"http:\/\/www.hedwigus.com\/?p=22"},"modified":"2005-12-03T17:13:51","modified_gmt":"2005-12-03T17:13:51","slug":"29-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/2005\/12\/03\/29-3\/","title":{"rendered":"Theona diopname"},"content":{"rendered":"<p>Selasa 29 November 2005, Pagi; Theo bangun dan ngeluh perutnya sakit dan mau muntah.<br \/>\nDi cek suhunya, ternyata 37 derajat.<br \/>\nPagi itu seperti biasa manusia kecil ini gak pernah diam, lari sana sini dan loncat-loncat, gak ada gejala sakit.<\/p>\n<p>Siang itu gua minta ijin cepat pulang dari kantor, karena gua dengar khabar tetangga sebelah rumah ternyata masuk rumah sakit akibat Demam Berdarah.<\/p>\n<p>Menjelang sore gua daftarin Theo dan Tressa ke dokter anaknya dapet nomer 5 dan 6, gak terlalu lama nunggu gua pikir.<br \/>\nSebelum itu gua iseng aja mereksain darah Theo ke Lab&#8230;<br \/>\nDia nangis gerung-gerung waktu diambil darahnya dari ujung jari, ngomel-ngomel juga ke gua karena dibohongin cuman mau diperiksa kukunya.. ha ha ha ada ada aja&#8230;.<\/p>\n<p>Hasil lab gak terlalu bagus, trombosit nya Theo ternyata cuman 143,000 dibawah normal 150,000. wah&#8230;. mulai Yellow Allert.<\/p>\n<p>Baru diperiksa dokter jam 20:00, di test suhu ternyata sudah 38.3 derajat Celcius, padahal waktu mau berangkat suhunnya masih 37.5 derajat saja.<\/p>\n<p>Dilihat dari gejalanya, Mual, Muntah, Radang Tenggorokan, Suhu Tubuh Tinggi dan Trombosit berkurang, akhirnya Theo di-suspect Demam Berdarah dan harus nginep.<br \/>\nUntung aja malam itu masih ada 1 kamar available, dan ternyata di rumah sakit tersebut sebagian besar pasiennya adalah Demam Berdarah.<\/p>\n<p>Dipasang Infus adalah salah satu jalan tercepat untuk recovery Trombosit, dan harus 3 suster plus gua dan bokin gua yang meganggin agar infus terpasang dengan baik di tangan Theo, Dia berontak dan teriak-teriak, kasian juga tapi itu jalan terbaik saat itu.<\/p>\n<p>Pagi harinya Trombosit nya melonjak ke angka 225,000&#8230;. wah kondisi yang baik ini.<br \/>\nTetapi hari ketiga langsung drop ke 170,000 dan di hari keempat menjadi 161,000&#8230;<br \/>\nwalah diatas normal, tetapi penurunan trombosit tetap harus diwaspadai&#8230;.<\/p>\n<p>Sementara itu si Theo merasa terganggu dengan infus yang menancap di tangan kanannya, sampai akhirnya jarum infusnya bengkok dan sebagian sudah lepas, pantesan anak gua teriak sakit di tangannya.<br \/>\nGua gak bisa nyalahin rumah sakit, karena ya si Theo sendiri yang terlalu aktif sampek beberapa kali harus menseret-seret tiang infusnya keliling kamar.<\/p>\n<p><img src=\\\"http:\/\/www.hedwigus.com\/hedwig\/media\/1\/20051203-theo_db.jpg\\\" alt=\\\"Theo - Demam Berdarah\\\" width=\\\"370\\\" height=\\\"376\\\" \/><\/p>\n<p>Setelah diskusi dengan dokternya akhirnya sepakat melepas infus dan menggantikan dengan obat oral. Maksutnya supaya dia bisa istirahat dengan santai, tapi yang terjadi adalah si Theo semakin aktif lari sana-sini, beberapa kali gua harus ngejar dia keluar kamar karena kepengen main ayunan di halaman rumah sakit.<\/p>\n<p>Di hari kelima setelah melepas infus, trombositnya ternyata meningkat menjadi 171,000; dan menurut dokter sudah boleh pulang tetapi tetap dalam pengawasan.<\/p>\n<p>Dibilang pulang, dia langsung khabur dari rumah sakit menumpang mobil eyang nya, dasar anak kecil&#8230;<br \/>\nSementara gua dan bokin tetap di Rumah Sakit mberesin barang-barang dan ngabisin jatah makan siang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa 29 November 2005, Pagi; Theo bangun dan ngeluh perutnya sakit dan mau muntah. Di cek suhunya, ternyata 37 derajat. Pagi itu seperti biasa manusia kecil ini gak pernah diam, lari sana sini dan loncat-loncat, gak ada gejala sakit. Siang itu gua minta ijin cepat pulang dari kantor, karena gua dengar khabar tetangga sebelah rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-22","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","travel-monster-post","no-post-thumbnail","latest_post"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hedwigus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}