1

Froyo di LG Optimus-1 P500

LG Optimus 1 - P500Ini adalah kali pertama saya menggunakan handset berbasis Android. Pilihan sayapun jatuh ke handset LG Optimus 1 P500, sebuah handset berbasis Android untuk low-middle user. Jika dilihat sekilas, sepertinya tidak ada perbedaan yang berarti dari handset-handset berbasis Android, khususnya yang menggunakan teknologi layar sentuh.
Warna hitam sepertinya mendominasi sebagian besar handset berbasis Android. Sepertinya saya sudah tidak pernah melihat lagi handset-handset beraneka warna seperti di masa lalu. Saat ini orang lebih senang menggunakan sarung handphone sebagai “perubah warnanya”.

Ada beberapa hal yang membuat saya untuk menggunakan handset ini, selain harganya yang terbilang terjangkau.

 

LG Optimus 1 – P500

Buat saya, memilih handset berbasis Android adalah sama dengan membeli sebuah komputer. Dimana spesifikasi perangkat berbanding harga akan menjadi sebuah alasan yang masuk akal.
Saya melihat itu di handset besutan LG Electronic ini termasuk dalam kriteria tersebut. Lihat saja, benda kecil ini delengkapi dengan processor ARM-11 600Mhz dengan RAM terpasang 512 Megabytes. Sepertinya tidak ada handset kelas menengah yang menggunakan RAM sebesar ini, sebuah ukuran RAM yang sama dengan handset Android besutan Google sendiri, yaitu Nexus 2S.
Dengan RAM yang mumpuni, mestinya process multitasking di Optimus-1 akan lebih nyaman. Selain tentu saja internal storage sebesar 170 MB dan slot microSD yang dapat diupgrade sampai dengan 32 GB.

LG Optimus-1 P500

LG Optimus-1 P500

 

 

Display yang diusung handset ini, terbilang “kecil” dengan ukuran hanya 3.2 inchi saja, tetapi sudah menggunakan TFT capacitive touchscreen dengan resolusi 320 x 480 pixels dan memiliki kedalaman warna sebesar 256K.

Dari menu about phone yang ada, menunjukan Android version bawaannya adalah versi 2.2.1 dengan software version V10e-NOV-30-2010. Dan sesuai dengan spesifikasi yang ada, LG Optimus-1 P500 dapat diupgrade ke Android versi 2.3 alias Gingerbread.

Salah satu yang saya suka dari handset berbasis Android adalah kemampuannya untuk dioprek melebihi apa yang telah ditetapkan oleh manufacturenya.
Tetapi, apabila anda tidak memiliki kemampuan untuk itu, sebaiknya jangan dilakukan, karena setiap perubahan ke firmware dapat berakibat hilangnya garansi selain kerusakan permanent.

Pertama datang, handset ini telah diisi dengan Kartu Simpati dengan pulsa sebesar Rp.205.000,-. Akses ke jaringan HSDPA dengan mudah dilakukan tanpa perlu melakukan konfigurasi APN. Untuk menghemat battery power, saya mengaturnya ke mode ‘use only 2G networks’. Kondisi ini cukup menghemat, setidaknya battery Li-ion 1500mAh akan habis dalam satu hari pemakaian normal (social network, music, email dan telpon) dengan selalu terhubung ke jaringan internet.

LG Optimus-1 P500

LG Optimus-1 P500 - Semboyan35.com

Jika menggunakan Android, sepertinya tidak maximum apabila handset ini jarang terhubung ke Internet, karena kelebihan-kelebihannya menjadi tidak ada.

Secara keseluruhan handset ini berfungsi dengan baik. Sedikit kekurangan di layar sentuhnya yang menurut saya rada lagging di saat tertentu, tetapi tidak mengurangi fungsinya. Mungkin di patch berikutnya, kekurangan ini dapat disempurnakan.
Selain itu kamera 3 Megapixels serasa masih kurang tanpa dilengkapai built-in flash.

LG Optimus-1 P500

LG Optimus-1 P500

Ada hal lain yang saya sayangkan, walau tidak ada pengaruhnya terhadap performance handset, yaitu bentuk doos kemasan yang terkesan sederhana. Ini adalah handset untuk user yang suka dengan teknologi maju, sangat sayang apabila doosnya terkesan ‘semurah‘ itu.

LG Optimus-1 P500

LG Optimus-1 P500

 

 

Processor 600 Mhz

Processor yang diusung LG Optimus-1 P500 memang terasa ‘lemah’, tetapi hal ini diatasi dengan RAM 512 MB yang dibenamkan didalamnya.
Saat mencoba bermain Angry Birds, saya merasakan ARM-11 600Mhz dan Adreno 200 GPU di Qualcomm chipset MSM7227 masih cukup berat untuk menjalankan games dengan mulus.?Tetapi untuk kebutuhan normal, handset ini sudah dapat melayani dengan baik.

 

 

 

 

Kesimpulan

Handset sempurna bagi yang ingin mencoba teknologi Android. Harga yang dibandrol adalah 2.4Jt sudah termasuk Pulsa 200.000 Rupiah dari Simpati.
Selain pengguna awam atau pemula, advanced users dapat mengutak-ngatik handset ini untuk dapat menjadi lebih baik lagi.

—————————-
Spesifikasi,

Jaringan GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, HSDPA 900 / 2100
Dimensi Panjang 113.5mm, Lebar 59mm, Tebal 13.3mm
Berat 129 Grams
Display 320 x 480 pixels, 3.2 inches, TFT capacitive touchscreen, 256K colors
Internal Memory 170 MB user available, 512 MB RAM
Card Slot microSD, up to 32GB
Komunikasi Data GPRS, EDGE, 3G, WLAN
Bluetooth v2.1 with A2DP
USB microUSB
Kamera 3.15 MP, 2048×1536 pixels, autofocus
Video VGA@18fps
OS Android OS, v2.2 Froyo, upgradable to v2.3
CPU 600 MHz ARM 11 processor, Adreno 200 GPU, Qualcomm MSM7227 chipset
Messaging SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Browser Full HTML
Radio Stereo FM radio
GPS Yes, with A-GPS support
Java MIDP 2.0
Battery Standard battery, Li-Ion 1500 mAh

Hedwigus

One Comment

  1. gan, ane punya lg optimus 1, and ane binun nih cara aktifin wifi nya, ada yang bisa bantu donk……

Tinggalkan pesan kamu