0

Video Delivery over Public Internet

Nonton video di internet sepertinya sudah menjadi hal biasa saat ini. Prosesnya pun juga sangat mudah, bahkan anak-anakpun dapat menggunakannya dengan sangat mudah. Tinggal memanfaatkan fungsi pencarian, kemudian pilih tayangan mana yang dikehendaki dan kemudian klik dan langsung nonton.
Media yang digunakanpun beragam, mulai dari layar kecil di smartphone sampai dengan layar smart tv di ruang keluarga. Semua tayangan yang ada didalam Youtube dapat dinikmati dengan mudah. Asalkan anda memiliki sambungan internet yang cukup baik untuk mengunduh video.

Pernah terbayang membangun platform seperti Youtube sendiri ?
Sebenarnya semuanya cukup sederhana (kecuali kebutuhan hardwarenya), berikut adalah komponennya.

Over The Top Diagram

Over The Top Diagram

1. Ingest

Bagian ini merupakan awal proses melakukan proses digitalisasi content multimedia ke format digital. Inputnya dapat berupa live video yang akan dirubah menggunakan perangkat?encoder-transcoder?dan dapat berupa file video yang langsung dapat dilakukan proses transcoding.
Hasil dari proses ini biasanya dalam codec H.264 dengan multiple profile atau multiple bitrate. Untuk digunakan pada perangkat smartphone, dapat menggunakan bitrate kecil antara 300 Kbps – 800 Kbps. Sementara untuk dapat menyampaikan format HD maupun Full HD dapat mulai dari bitrate antara 1000 Kbps – 5000 Kbps.
Hal ini kembali kepada kemampuan jaringan untuk mengalirkan data-data tersebut.
Biasanya multiple profile yang digunakan adalah:
– Low ( 200 – 300 Kbps)
– Medium ( 300 – 500 Kbps)
– High (500 – 800 Kbps)
– HD ( 1000 – 2000 Kbps)
– Full HD (3000 – 5000 Kbps)
Setiap film atau channel video akan di transcoding ke semua profile yang dipilih. Artinya 1 channel input akan memiliki 5 channels output.

2. Packager

Bagian ini akan menerima input dari proses transcoding. Ada dua bagian utama didalam fungsi ini, yaitu Slicer dan Packager.

Slicer berfungsi melakukan pemotongan sebuah video menjadi potongan kecil sehingga menjadi lebih effisien untuk dikirim melalui jaringan internet.
Packager berfungsi melakukan proses mengurutkan setiap potongan agar dapat diterima dan dibuka disisi client (penonton).?Packager juga dapat melakukan proses pembungkusan DRM terhadap setiap potongan agar dapat lebih secure lagi, karena untuk dapat membacanya harus menerima?key dari platform DRM.

Saat ini format yang polpuler sebagai output dari bagian ini adalah HLS dan Mpeg-Dash.

3. Edge Node

Jika video streaming tradisional memanfaatkan kekuatan sebuah server untuk menghandle request orang yang ingin menonton video, maka didalam fungsi ini, edge node memiliki peran penting untuk menghubungkan semua user kepada content video yang diinginkan. Istilah yang biasa digunakan adalah Origin Stream?dan membutuhkan sebuah Origin Server.

Beberapa system yang maju bahkan telah menggabungkan fungsi Packager dan Origin menjadi sebuah satu kesatuan. Tetapi untuk berbagai fungsi delivery, menggunakan dedicated origin server adalah pilihan yang tepat. Contohnya untuk mengaktifkan fungsi rewind, delay stream bahkan sampai catch-up tv.

4. CDN

CDN adalah kependekan dari?Content Delivery Network,?sebuah service di internet yang befungsi melakukan caching and delivery dari content-content video kepada para penontonnya.
Tanpa CDN, hampir tidak mungkin dapat menyampaikan sebuah tayangan video melalui jaringan internet dengan baik. Selain itu tidak ada satu server system yang dapat menghandle multiple stream yang begitu besar.

CDN cloud berisi algoritma dan kumpulan server dan multiple edge node yang menduplikasi sebuah content dan disampaikan ke client melalui jaringan terdekat. Sebuah system yang rumit tetapi sangat berjasa untuk sebuah layanan video.

5. Last Mile

Last mile adalah sebuah istilah dimana client yang berupa smartphone, laptop, PC/Desktop bahkan SmartTV dapat menerima sambungan internet. Dalam bahasa sehari-hari dikenal dengan internet access. Last mile disediakan oleh penyedia jasa internet (ISP) atau Telco Operator.
Dalam proses ini, tidak ada batasan yang menghalangi kecuali quota bandwidth dan kecepatan access.

6. Client

Ini adalah bagian dimana orang dapat menyaksikan tayangn-tayangan video. Dapat berupa aplikasi untuk mobile, web site atau appliance di smart tv atau smart set top box.

Semua bagian tersebut memerlukan sebuah CMS agar dapat berfungsi dengan baik. Dan didasar itu semua dapat diletakan layer payment gateway agar setiap layanan dapat di-moneytizing dan menghasilkan pemasukan.

Silahkan mencoba.

Hedwigus

Tinggalkan pesan kamu