Bangun pagi-pagi biasanya badan segar bugar dan siap-siap gowes 25km seputaran depok, tetapi pagi ini koq sepertinya ruangan kamar berputar-putar gak abis-abis dan perut langsung mual seperti jika kelamaan naik buskota atau mual saat berada di kapal laut.
Sepertinya ini vertigo entah benar atau salah, yang jelas rasanya pusing berkeliling-keliling.

Segera berusa untuk duduk dan berlahan dunia yang berputar mulai berangsur normal kembali. Segera mengambil jaket dan siap-siap untuk gowes. Selama gowes, tidak ada rasa pusing yang timbul. Mungkin saja gangguan itu muncul karena perutku belum cukup diisi, sementara diagnosa pribadiku saat itu.

Malam harinya.

Setelah seharian berjalan-jalan di Jakarta, waktunya untuk mandi, gosok gigi dan tidur. Saat badan saya rebahkan di tempat tidur, tiba-tiba dunia kembali berputar dan pusing serta mual mulai menyerang.
Aneh banget, seharian tidak merasakan pusing berputar, tetapi saat ingin tidur malah pusing seperti ini.

Ngobatin

Baiklah, ini artinya gak perlu diagnosa amatiran ala saya, tetapi mesti datang ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Singkatnya di rumah sakit data lemak dalam darah saya masih normal walaupun LDL saya dapat rapot merah karena mendapat point 165 dari seharusnya 130. Tekanan darah juga normal menurut sang dokter dan tidak ada menunjukan gejala tekanan darah tinggi. Akhirnya saya harus dirujuk ke dokter THT karena kemungkinan adalah gangguan system keseimbangan di dalam telinga.

Dokter THT juga tidak menemukan gejala serius yang ada. Dan hanya disarankan untuk merubah gaya tidur. Saya sempat tersenyum karena gaya tidur harus dirubah.

Selama ini saya sering tidur dengan menghadap ke arah kiri, artinya telinga kiri saya selalu menempel di bantal dan ini sering terjadi sepanjang malam. Menurut sang dokter, organ keseimbangan di dalam telinga itu berisi cairan dan sensor yang mengirimkan data ke jaringan otak kita untuk menentukan orientasi. Sebuah system yang canggih yang diciptakan oleh Tuhan.
Saat kita tidur dan selalu mengadap ke satu arah saja, maka system tersebut akan terganggu, yaitu dengan rasa berputar di kepala karena si system berusaha melakukan adjustment.

Sejak saat itu, saya coba untuk tidur terlentang dan menghadap ke kanan serta mengurangi menghadap ke kiri. Dan voila tanpa obat, bangun pagi saya kembali normal tanpa melihat langit-langit kamar berputar-putar.

 

Gambar milik wikipedia

 

Kebetulan vertigo saya diakibatkan karena hal yang sepele. Banyak penyakit serius yang dimulai dari gejala vertigo. Lebih baik datang ke dokter atau ahli lainnya untuk mendapatkan informasi dan perawatan dengan benar. Dan jangan lupa untuk tetap rajin berolah raga.