5

Presiden juga Manusia

Bulan Mei 2008 ini, banyak berita yang menyebutkan bahwa Presiden SBY ditipu mentah-mentah oleh apa yang disebut blue energy.

Sebenarnya presiden tertipu sudah menjadi tradisi sejak lama.

Presiden Soekarno

Presiden Soekarno, dahulu pernah ditipu mentah-mentah oleh orang yang menyebut dirinya Raja Idrus. Konon si penipu adalah tukang becak di Jakarta yang mengaku sebagai raja suku Anak Dalam di Sumatera. Raja Idrus beserta permaisurinya, Markonah, berhasil menipu Presiden Soekarno dan mendapatkan fasilitas kenegeraan selama beberapa lama.

Kedok tukang becak dan PSK ini akhirnya terbongkar setelah ada orang yang mengenali jati diri asli si penipu.

Presiden Soeharto

Pada masa Presiden Soeharto yang dikenal dengan kekuasaan yang sangat besar, ternyata tidak luput dari penipuan. Sebut saja Cut Sahara Fona yang mengklaim sedang mengandung janin yang dapat berbicara. Tidak kurang wakil presiden Adam Malik saat itu bahkan sempat menempelkan telinganya ke perut Cut Sahara Fona.

Akhirnya penipuan terkuak, dia menyelipkan mini recorder di punggungnya. Benda tersebut yang pada saat itu masih merupakan barang mewah dan masih jarang dilihat olah banyak orang.

Presiden Habibie

Presiden yang mendapatkan posisi ini setelah Presiden Soeharto melengserkan dirinya (setelah ditekan Mahasiswa tentunya), sepertinya jauh dari masalah tipu ditipu. Pakar yang satu ini memang canggih dalam menyeleksi orang-orang terdekatnya.

Tetapi ternyata Presiden Habibie juga mendapat pukulan telak setelah ditipu oleh DPR dan MPR yang menyatakan saat itu akan menerima laporan pertanggung jawabannya, yang ternyata setelah dilakukan voting, laporan Presiden Habibie tidak diterima dan lengserlah beliau.

Presiden Gus Dur

Indonesia akhirnya memiliki seorang Presiden yang merakyat, Presiden Gus Dur. Gayanya yang khas ternyata membuat lingkungan Istana menjadi terlalu terbuka. Di masa itu, keluar masuk Istana Presiden sepertinya adalah sebuah hal yang mudah dan gampang, seolah siapa saja bisa masuk kesana.

Sampai akhirnya datang seorang tukang pijat bernama Suwondo yang tiba-tiba muncul di Istana. Entah bagaimana, dari orang ini munculah skandal bantuan Sultan Brunei ke Istana.

Lagi-lagi, Presiden Gus Dur ditipu oleh DPR dan MPR yang sepertinya mendukung, tetapi akhirnya malah melengserkan beliau.

Presiden Megawati

Presiden yang cukup beruntung karena mendapat jabatan setelah lengsernya Presiden Gus Dur ini ternyata juga tidak lepas dari urusan ditipu.

Melalui Menteri Agama saat itu, Said Agil, dilaksanakanlah penggalian situs purbakala Batu Tulis di Bogor. Said Agil bahkan memimpin sendiri penggalian tersebut karena dipercaya ada harta karun yang luar biasa banyak sehingga dapat menutup semua hutang-hutang Republik Indonesia.
Ujung-ujungnya, ya cuma tanah kosong dan rusaknya situs purbakala Batu Tulis.

Pada awal masa Presiden SBY, Said Agil bahkan tertipu oleh SMS palsu yang diterimanya dan menyebutkan Presiden SBY mengharapkan beliau menjabat menteri. Setelah Said Agil datang ke Cikeas, ternyata hanya semua hanya isapan jempol saja.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden yang sering menitikan air mata ini juga tidak luput dari tipu-menipu. BlueEnergy yang merupakan energy alternatif yang dapat menolong negeri ini dari kemelaratan ternyata masih belum dapat dibuktikan. Para pakar masih belum mempercayainya karena proses yang tidak jelas dan teknolgi yang digunakan juga tidak tahu darimana, semua serba rahasia.

Walau belum terbukti hoax, blue energy setidaknya membuat setitik harapan akan energy baru yang murah dan terbarukan, semoga saja ini menjadi nyata dan Presiden SBY lolos dari Presiden Indonesia yang pernah ditipu.

Presiden juga manusia koq.

Hedwigus

5 Comments

  1. Betul…Dan akan tiba suatu saat dimana akan timbul yg namanya: KEPERCAYAAN. jd rakyat percaya ama presidennya presidennya pun percaya ama rakyatnya pasti bakalan kd lebih indah deh…

    -For Better Indonesia & Democracy-

  2. Presiden memang cuma manusia biasa. Wajar klo bisa salah, apalagi penduduk kita memang kulturnya masih percaya mistis, jd wajarlah..
    Cuma, saya ga terima dgn para pembantu presiden itu, mo menteri kek, ajudan kek, sekretaris kek, masa ga bisa ngecek dulu kebenarannya, baru disampaikan ke presiden. Kesadaran utk membantu presidennya itu musti ada di dlm diri yg namanya Pembantu Presiden.

    Jangan cuma “Asal bapak senang”……

    Hedwig?: Kembali lagi, yang memilih rombingan “Asal Bapak Senang” ya Presiden yang cuma manusia biasa 🙂

Tinggalkan pesan kamu