0

Pembatalan Rangkaian Kereta Api Parahyangan

Bulan April 2010 adalah salah satu bulan yang mungkin akan saya kenang, karena pada tanggal 27 April 2010 adalah hari dimana Kereta Api Parahyangan tidak lagi beroperasi melayani penumpang setianya dari Bandung ke Jakarta PP.

Susah dipungkiri lagi, bahwa Rangkaian Parahyangan sudah ditinggalkan para pengguna setianya. Kecuali di akhir pekan dimana penumpang kereta membludak. Salah satu faktor yang menjadi pemicu penurunan penumpang adalah dibukanya jalan tol Cipularang. Waktu tempuh menggunakan mobil pribadi yang sebelumnya lebih dari 3 jam untuk menempuh jarak Jakarta ke Bandung, saat ini dapat dikurangi sampai separonya. Semetara itu, Kereta Api Parahyangan masih tetap memakan waktu tempuh rata-rata 3 Jam untuk menempuh kedua kota tersebut.

Jalan Tol memang selalu dijadikan kambing hitam saat okupansi penumpang kereta api menjadi berkurang. Padahal pemerintah RI memiliki rencana untuk membangun jalan tol sepanjang pulau Jawa. Menurut saya, apabila pembangunan jalan tol ini direalisasikan, maka akan menjadi mimpi terburuk dari perkeretaapian di Indonesia.

Bagi saya, pembangunan jalan tol atau jalan lainnya untuk menembus daerah terpencil dan mengurangi waktu tempuh adalah bagian dari pembangunan. Sebuah proses yang sukar untuk dibendung oleh siapapun.
Bagi kereta api, sebenarnya ini menjadi pemicu untuk lebih berbenah diri menghadapi persaingan yang dimasa lalu tampak samar dan kini sudah ada didepan mata.
Banyak cara untuk berbenah diri daripada menghapuskan sebuah kereta yang memiliki nilai historis sejak diluncurkan pada tahun 1971. Setelah 39 tahun melayani penumpang dari Bandung ke Jakarta PP, Parahyangan secara ironis terpaksa harus ditutup untuk mengurangi kerugian yang ditanggung oleh PTKA.

Pembenahan SDM dan jalur kereta api sudah dilakukan tetapi mungkin masih belum maksimal. Dukungan dari Pemerintahpun tampaknya masih setengah hati, dengan memilih membangun jalan tol yang masih lebih murah dibanding membangun jaringan kereta api.

Saat ini, untuk relasi Bandung – Jakarta PP, PTKA telah meluncurkan rangkaian Argo Parahyangan, sebagai pengganti KA Argo Gede dan KA Parahyangan. Bagi seorang pecinta kereta api (rail fans), ini adalah sebuah akhir dari sebuah kereta api legendaris. Selain itu adalah sebuah kekalahan dari moda transportasi masal dan murah melawan perkembangan jalan tol.

Banyak memang yang harus dibenahi, yuk kita mulai dari kembali naik kereta api lagi.

—————————–

[ad code=1 align=center]

Group FB Selamatkan Parahyangan: http://www.facebook.com/?sk=2361831622#!/group.php?gid=114488541908426
Hashtag Selamatkan Parahyangan di Twitter: #saveparahyangan

Hedwigus

Tinggalkan pesan kamu