0

OTT Broadcast

Saya rasa melakukan kegiatan belanja secara daring (online) melalui jaringan internet saat ini sudah cukup populer di Indonesia. Data statistic dan Brand and Marketing Institute Research mengungkapkan bahwa belanja online di Indonesia pada tahun 2014 telah mencapai transaksi sebesar 21 Triliyun Rupiah. Mereka bahkan mengatakan bahwa pada tahun 2015, belanja online akan menyumbang transaksi sebesar 50 Triliyun Rupiah hanya untuk Indonesia saja.
Statistik tersebut tampaknya cukup menjanjikan bagi pertumbuhan industri di sektor ini.

Disatu sisi, masyarakat Indonesia juga semakin familiar dalam menggunakan gadgetnya untuk kegiatan sehari-hari. Baik itu hanya untuk berkomunikasi atau chatting, social media dan tentu saja melakukan belanja secara online.

OTT_gadget

Over The Top

Banyak yang masih mengira bahwa Over The Top adalah nama sebuah judul film. Tidak salah juga memang, itu adalah judul film yang dibintangi oleh Sylverter Stalone yang berperan sebagai seorang supir truk yang jago dalam pertandingan adu panco.

Tetapi dijaman dimana setiap orang sudah mulai memiliki ketergantungan dengan jaringan internet, Over The Top memiliki makna sendiri. Dalam arti harafiahnya, Over The Top atau populer disebut dengan OTT adalah sebuah proses penyampaian informasi yang dapat berupa Video, Suara, Gambar atau media lainnya melalui jaringan data dimana si penyedia jaringan tidak memiliki kekuatan untuk membatasi setiap kegiatan yang terjadi.

Sebagai contoh yang paling mudah adalah Skype. Dimana para member dapat saling berkomunikasi layaknya telepon tanpa dibatasi ruang, sementara komunikasi menggunakan jaringan telepon tradisional harus dikenakan biaya interkoneksi bahkan biaya roaming dan sambungan jarak jauh. Intinya, orang cukup memiliki jaringan internet dan semua itu dapat terjadi dengan mudah dan murah tentu saja.
Tentu saja penyedia jasa jaringan atau operator harus menerima dampak dari pemasukan percakapan, karena pelanggannya hanya cukup berlangganan data saja.

Broadcast OTT

Semakin hari, kualitas sambungan internet juga semakin maju. Jika tahun 2010, di Indoesia masih?klesulitan?mendapatkan koneksi broadband. Tetapi pada lima tahun kemudian, sudah banyak penyedia jasa broadband internet yang menawarkan layanannya. Bahkan sudah banyak sambungan berbasi Fibre Optic langsung ke rumah pelanggannya dengan teknologi FTTH.
Internet sudah semakin cepat (walau masih lambat?menurut ukuran saya).

Semakin cepat internet access, maka semakin tinggi permintaan bentuk layanan di internet yang diinginkan oleh para penggunanya.
Mulailah masuk sebuah era dimana menonton tayangan televisi melalui jaringan internet.

Gadget yang semakin maju dan harga yang mulai terjangkau banyak orang juga mendukung layanan teknologi ini. Orang semakin menjadi ‘personal‘ dengan dunianya.
Saat ini semua sudah dapat dilakukan hanya dengan melihat dan menyentuh layar gadget.

Menonton film-film maupun acara televisi favorit dapat dilakukan secara online dan tanpa menunggu jadual (kecuali menyaksikan pertandingan atau event live). Semua dapat dilakukan hanya didalam satu layar, termasuk proses transaksinya.

Content to Viewer

Kondisi ini tentu saja dapat memangkas proses panjang yang terjadi antara pemilik content dan para penontonnya. Mereka seolah dapat menjual langsung program acara bahkan film-film box-office langsung ke pemirsanya tanpa dibatasi apapun juga hanya memanfaatkan sambungan internet.
Dimasa mendatang, bisa saja film-film di bioskop atau pertandingan big-match antar club favorit dapat disampaikan langsung tanpa harus memasang perangkat tv-cable. Orang hanya cukup membayar harga content, dan langsung menikmati di layar-layar LCD yang tehubung dengan internet. Kualitas juga dapat ditingkatkan menjadi HD 1080p bahkan beberapa negara saat ini sudah menerapkan resolusi 4K alias 4 x 1080p.
Yang penting memiliki sambungan internet yang mumpuni.

OTT akhirnya akan menjadi lebih penting dibanding VAS (Value Added Services), karena hampir tidak ada lagi batasan yang menjadi penghalangnya.
Dan saat ini ditulis, saya sudah melahirkan sebuah OTT Services berbayar di Indonesia.

Hedwigus

Tinggalkan pesan kamu