6

Nokia Cloning, Nokla N81

Melihat gambar handset disamping ini, yang terkilas pertama kali pasti handset Nokia.

Tidak salah tentu saja, karena memang tampilannya mirip, bahkan logonyapun juga mirip. Seri handsetnyapun juga hampir sama, jenis ini adalah type Nokla N81.

Handset besutan negara Tirai Bambu ini memang benar-benar cloning dari produsen handset terbesar saat ini, Nokia.

Yang membedakan Nokla dari Nokia adalah fitur yang ditawarkan.
Nokla N81 menawarkan fitur yang sedang populer saat ini, yaitu dual sim-card slot. Fitur yang belum pernah ada product Nokia.
Selain itu, Nokla N81 juga menawarkan touch screen selain tombol-tombol standart.

Nokla N81 dikhususkan bagi mereka yang menginginkan menikmati music melalui handset, layaknya Nokia XpressMusic, tetapi ini versi yang lebih murah. Bahkan seri ini memiliki fiture yang lebih unggul, yaitu saat memilih lagu, hanya dengan mengguncangkan handset ke kiri dan kanan tanpa harus menekan tombol apapun.

Tidak seperti Nokia yang menggunakan Symbian sebagai system operasi, Nokla tidak mencantumkan type Operating System, hanya menyebutkan Proprietory Operating System. Tetapi sebagai handset alternatif, fitur lain yang ditawarkan sudah sangat beragam, mulai dari Quad-Band (850/900/1800/1900MHz), Bluetooth V2, A2DP Wireless Audio Support, Radio FM, Koneksi mini USB hingga Micro SD Slot.

Kekurangan dari Nokla N81 adalah fiture kameranya yang hanya menempatkan VGA kamera dan tidak mendukung Java, sehingga pengguna tidak dapat menambahkan mobile games berbasis J2Me.

Fitur-fitur menarik ini menurut saya memang masih nanggung, karena handset ini memang hanya meniru desainnya saja, sementara fiture-fiture yang ada masih kurang. Hal ini membuat handset ini menjadi handset alternatif dengan harga yang murah.
Di China, jenis ini dihargai USD 85. Bedakan dengan XpressMusic yang mencapai USD 200.

gambar milik www.dealextreme.com

Hedwigus

6 Comments

  1. wedew, parah amat qeqeq… btw, kalo gitu harus bayar royalti ke Nokia ngga yak :-/

    Hedwig?: Ya gak perlu mbayar royalti, wong beda 🙂

Tinggalkan pesan kamu