Untuk urusan mobile multimedia, Nokia sepertinya tidak pernah mau ketinggalan dengan para kompetitornya. Mulai dari sekedar menonton video dan mendengar music, sampai berkirim gambar melalui jaringan HSDPA atau WI-FI sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari handset-handset Nokia berbasis Symbian S60.

Beberapa waktu lalu, saya mendengar istilah Nokia Tube, sebuah istilah untuk sebuah prototype Nokia dengan kemampuan multimedia dan internet standart tetapi menggunakan layar sentuh yang didukung oleh operating system Symbian S60 Touch. Sebuah handset dengan layar sentuh.

Aneh memang, saat handset-handset smartphone pesaingnya sudah menggunakan teknologi ini sejak lama, Nokia baru mengimplementasikannya pada handset berbasis Symbian S60 nya.

Banyak orang yang mengatakan bahwa Apple iPhone adalah penyebab dari semua ini. Jika tidak ada Apple iPhone, mungkin saja Nokia masih akan menunda handset-handset dengan layar sentuh.

Sebagai market leader, Nokia masih merasa bahwa handsetnya menjadi handset yang paling banyak dicari, jadi menggunakan inovasi yang radical mungkin dapat dihindari untuk menekan biaya pembuatan… mungkin lho.

Sejak ada iPhone, banyak orang mulai merasakan experience yang berbeda dari sebuah handphone. Fungsi dan tampilan yang menarik dari iPhone ternyata membuat handphone yang ada di pasaran menjadi sebuah barang usang saja.

Nokia 5800 XpressMusic

Nokia Tube ternyata benar-benar menjadi kenyataan, Nokia akhirnya meluncurkan Nokia 5800 XpressMusic yang dilengkapi dengan Symbian S60 Touch OS.
Layaknya iPhone, Nokia 5800 sebenarnya sudah tidak memerlukan tombol lagi selain tombol power. Untuk mengakses menu, pengguna dapat menggunakan virtual keyboard, dapat menggunakan tangan atau stylus.
Tampilan layar yang lebar dengan ukuran 3.2 Inch 16 Juta warna touch screen memiliki selisih hanya 0.3 inch lebih kecil dengan pesaing utamanya iPhone.
Layaknya iPhone, Nokia 5800 juga dilengkapi dengan Automatic orientation sensor yang membuat tampilan tetap saat handhone diputar dari posisi tegak ke posisi mendatar.

Handset yang dapat digunakan di jaringan GSM/EDGE/3G dan HSDPA ini ternyata tidak dilengkapi dengan memory penyimpanan internal lagi. Pilihannya adalah 8GB atau 16GB dengan format MicroSD. Nokia 5800 juga dilengkapi dengan internet browser yang mendukung flash.

Seluruh fungsi yang ada di seri Nokia sebelumnya, sudah pasti akan dibenamkan di handset ini. Mulai dari Bluetooth dengan A2DP Stereo Streaming, WI-FI dan GPS dengan kemampuan voice navigation. Handset ini juga dilengkapi dengan internal stereo speaker.

Untuk urusan photography, Nokia 5800 dilengkapi dengan 3.2 Megapixel kamera dengan kemampuan membuat video dengan ukuran VGA di 25 fps (frame per second).

Sepertinya sebagai pesaing iPhone, Nokia 5800 masih memiliki sebuah kekurangan yang menurut saya masih sangat mengganggu, yaitu Nokia 5800 masih belum mendukung multi-touch untuk touch screenya. Jadi untuk hal ini, iPhone masih berada di depan.

Untuk harga, isyunya akan lebih murah dari iPhone.

————————–

update:

Harga pasaran alias stree price Nokia XpressMusic 5800 di Jakarta berkisar 4.750.000 – 4.900.000 Rupiah saja

3 Thoughts on “Nokia dengan Layar Sentuh

  1. Pingback: Hedwigus WDA, Hedwig™ » S60 5th Edition

  2. ih aku nggak nyangka ada seseorang ingin punya hp nya sama mirip gYin Jiho

  3. ih aku nggak nyangka ada seseorang ingin punya hp nya sama mirip
    Yin Jiho artia korea itu loh!!!!!

Tinggalkan pesan kamu

Post Navigation