Naik Kereta Api: Bogor – Sukabumi
Pada bulan Maret 2006, jalur kereta api yang menghubungkan antara Stasion Bogor dan Stasion Sukabumi dihentikan beroperasi karena prasarana pendukung yang terdegradasi dan jumlah pemasukan yang sangat jauh dibawah nilai ekonomis alias merugi.
Minggu lalu, tepatnya tanggal 3 Desember 2008, saya berkesempatan menikmati ujicoba jalur kereta api Bogor – Sukabumi dengan menggunakan rangkaian KRD (Kereta Rel Diesel) bersama jajarang PT.Keretapi (Persero).
Bagi saya, jalur kereta api Bogor – Sukabumi sepanjang lebih kurang 57 kilometer ini, merupakan salah satu jalur favorit karena disepanjang jalur ini saya dapat menikmati pemandangan yang indah. Terakhir saya menikmati jalur ini adalah pada tahun 1997 yang lalu.
The Journey
Pagi itu saya menyempatkan diri ke Stasion Manggarai, karena KRD Sukabumi akan stabling di sana setelah keluar dari Dipo Tanah Abang. Dari Manggarai, KRD berjalan ke arah Gambir untuk menjemput beberapa pejabat PT. Keretapi (Persero) yang hari itu akan meninjau kesiapan dibukanya kembali jalur ini.
Mendapat status Kereta Luar Biasa (KLB), KRD Sukabumi mendapat prioritas utama saat menempuh perjalanan dari Stasion Gambir ke Stasion Bogor. Rangkaian berjalan dengan kecepatan tinggi dan sama sekali tidak mendapat halangan di tengah perjalanan di jalur yang bersejarah ini.
Jalur Bersejarah,
Di masa lalu, jalur kereta api utama (main lane) di Jawa adalah melalui jalur ini sebelum jalur pantura antara Manggarai sampai dengan Cirebon dibuat.
Perjalanan dari Bogor ke Sukabumi adalah yang paling saya nantikan, menurut Masinis kereta api yang bertugas, KLB KRD akan berjalan dengan Taspat ( Batas Kecepatan) rata-rata 40 km/jam. Wah seru sekali, karena perjalanan akan memakan waktu yang lama, dan akan cukup banyak waktu untuk menikmati pemandangan selama perjalanan.
Selepas Stasion Bogor, rangkaian sudah langsung berhadapan dengan jalur yang menanjak. Suara mesin KRD menderu-deru di jalur ini diselingi suara semboyan 35 (klakson) agar orang waspada akan kereta yang lewat.
Lebih dari 2 tahun setelah jalur ini ditutup, orang di sekitar jalur kembali dapat melihat kereta yang lewat. Banyak orang menyambut gembira saat rangkaian lewat. Beberapa pengendara sepeda motor yang melintas sempat dikagetkan saat tiba-tiba melihat ada rangkaian kereta api yang lewat. Jika selama ini mereka dapat melintas perlintasan tanpa khawatir, sekarang mereka harus berhati-hati jika tidak ingin dicium oleh kereta api.
Salah satu yang menarik dari jalur ini selain track yang naik turun seperti tangga, sinyal-sinyal mekanik masih menemani perjalanan. Sebagai jalur yang sepi, sinyal mekanik sudah lebih dari cukup untuk melayani perjalanan dengan aman.
Bagi saya, sinyal mekanik dan pemandangan yang indah memberikan kesenangan tersendiri yang sudah jarang ditemui.
KLB KRD berhenti di beberapa Stasion yang dilewati, Para petugas di Stasion yang tetap bekerja walau sebelumnya jalur sempat ditutup, tampak gembira, sepertinya penantian mereka menjaga dan merawat stasion tidaklah sia-sia.
Di beberapa stasion memang telah beralih fungsi. Ada yang jadi gudang ada yang jadi warung makan. Tetapi saat kontrak karya selesai nanti, stasion-stasion itu kan beroperasi penuh melayani kereta api dan penumpang.
Perjalanan dari Bogor sampai Sukabumi ditempuh selama lebih kurang 2 jam 40 menit. Cuaca cerah yang bersahabat selama perjalanan memungkinkan saya untuk memotret sebanyak-banyaknya. Gunung Salak dan Gunung Gede tampak megah di sisi kanan dan kiri jalur ini.
Waktu 2 jam, mungkin bukan waktu perjalanan yang ideal karena lebih lama dari angkutan jalan raya seperti bus dan angkot, tetapi kereta api dengan muatan penumpang dan barang yang besar serta tarifnya yang murah, mungkin akan menjadi kendaraan primadona bagi para pengjalu dari Sukabumi dan sekitarnya.
Di Stasion Sukabumi, saya sempat menikmati makan siang sebelum kembali ke Jakarta. Perjalanan balik diselingi dengan hujan, beberapa rekan tertidur menikmati goyangan kereta api. KLB KRD juga berjalan langsung tanpa berhenti di stasion-stasion yang dilewati.
Jam 3 Sore, KLB tiba di Stasion Bogor, Saya kemudian turun di sini untuk berganti dengan KRL Ekonomi untuk meneruskan ke Depok, karena KLB dipastikan tidak dapat BLB (Berhenti Luar Biasa) di Stasion Depok.
Satu lagi jalur kereta api bersejarah telah dibuka kembali. Dan saya sangat berharap jalur Sukabumi – Cianjur – Padalarang – Bandung akan mengikuti jejak Bogor – Sukabumi.
————————————————–
Rencana harga karcis Sukabumi – Bogor adalah Rp. 8000,-
Nama Stasion yang dilewati saat itu mulai dari Gambir sampai dengan Sukabumi:
Gambir
Gondangdia
Cikini
Pegangsaan (punah)
Manggarai
Tebet
Cawang
Duren Kalibata
Pasar Minggu Baru
Pasar Minggu
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Universitas Pancasila
Universitas Indonesia
Pondok Cina
Depok Baru
Depok
Pondok Terong (punah)
Citayam
Bojong Gedeh
Cilebut
Kebon Pedes (punah)
Bogor
Batutulis
Ciomas
Maseng
Cigombong
Cicurug
Cijambe
Parung Kuda
Cibadak
Karang Tengah
Pondok Leungsir
Cisaat
Sukabumi






Desember 12th, 2008 at 12:09
[...] Setelah resmi terdaftar, saya mencoba memasukan salah satu tulisan saya berjudul Naik Kereta Api: Bogor-Sukabumi. [...]
Desember 14th, 2008 at 17:15
Kayaknya keren tuh kalau KAI menyediakan bus dari St Parungkuda/Cibadak ke Pelabuhanratu, jadi satu paket trip-ticket Jakarta-Pelabuhanratu. Dijamin laku tuh kereta, apalagi kalau bisa PP.
Desember 16th, 2008 at 23:47
KA Wisata pasti diminati jadi kita setuju dengan ide tersebut.
Desember 21st, 2008 at 05:44
Thanks yaa atas sharing ceritanya. Info ini sangat berguna, kebetulan gw lagi nyari info soal ini, gw googling and ketemu blog ini. Thanks berrat loh.
Januari 30th, 2009 at 14:26
Salam kenal,
Rindu melihat gambar stasiun Sukabumi. Kapan lagi ya menginjak kaki di sana. Sejak Jalur Bandung (Ciroyom) – Sukabumi ditutup karena longsor Lampegan, otomatis gak bisa jalan2 naik kereta ke Sukabumi lagi. Semoga jalur Ini juga segera di buka. Insya Allah saya akan mencobanya kembali jika saya kembali ke Indonesia.
Januari 30th, 2009 at 19:51
wah, belum pernah cobain nih. mentok2 sampe bogor doang.
Februari 18th, 2009 at 12:45
Salam hangat… Mampir ya..
Aku tautkan postinganku tentang perjalan dengan kereta api.. Semoga tidak keberatan.
Februari 24th, 2009 at 19:34
salam kenal,,
Melihat foto-foto jalur Bogor-Sukabumi-Cianjur, sebenarnya merupakan track yang potensial untuk dikembangkan sebagai jalur kereta api pariwisata. Semoga terowongan Lampegan cepet pulih deh..
Biar jalurnya rame sama kereta api lagi,,
amin,,
Maret 2nd, 2009 at 15:01
*ini yang saya tunggu-tunggu sejak 2 tahun yang lalu…, kereta yg sampe sukabumi.
btw, itu kereta udah running well belum mas? *mw nyobain juga nih
Maret 17th, 2009 at 03:38
saya dah nyoba loch..sebagai railfans yang berasal dari sukabumi sangat senang akan adanya kereta ini apalagi frekuensinya ditambah dan jalur sukabumi-bandung aktif lagi apalagi kalo argo gede lewat sini… wah maknyus…
Mei 7th, 2009 at 20:45
keren tuh
Juni 7th, 2009 at 16:45
Bung Hedwig, terimakasih atas referensi stasiunnya, benar-benar menjadi bahan referensi saya dalam mengurut perjalanan Bogor – Sukabumi
salam
Juni 9th, 2009 at 14:50
alhamdulilah kereta sukabumi sdh ada jd klw k bgr naek kereta
Juni 17th, 2009 at 20:04
bagus ya om, sya jadi pengen hunting k daerah sukabumi nie…, mang sich jalur cianjur-padalarang g jalan lagi, pengen dech naek kereta k bandung lewat sukabumi..
Juni 20th, 2009 at 13:56
bagus juga ya… mudah-mudahan terealisasi jalur padalarang -sukabumi nie..
Juni 25th, 2009 at 23:10
jd kangen ksana,, trakhir naek krd sukabumi bulan juni 2005,itu jg ga sengaja.pas nongkrong di st.bogor ada krd lewat ya udah w naek.. karcisnya msh w simpen cuma Rp.1.000 sampe st.cibadak dari dpn stasiun udah banyak bis yg ngetem ke bogor,sukabumi & Pelabuhan Ratu
Lam knal wat smua pecinta kereta api di indonesia
maju trus PT.KAI
Juli 22nd, 2009 at 14:01
Hello, saya berencana untuk ke sukabumi dari bogor naik kereta ini minggu depan. Artikel ini sangatberguna. Dari bogor jadwal pagi jam berapa berangkatnya? Sedangkan dari suka bumi bagaimana?
Agustus 15th, 2009 at 10:32
Ditambah dong jadwal bumi geulis min 4x sehari PP, masa cuma sekali ? Trus kapan nih jalur Bandung – Sukabumi diaktifkan ? Biar kalo mudik ke smi bs naek kereta, he..he
September 19th, 2009 at 20:15
warna xa keren banget
Oktober 14th, 2009 at 14:00
sayangnya ga boleh bawa sepeda ke dalam kereta..
padahal kalo mau bersepeda mTb di daerah sukabumi lebih asik naik kereta..
mudah-mudahan bisa jadi masukan buat KAI yah..karena pasti banyak sekali wisatawan asing dan lokal yang tertarik untuk ke sukabumi dan bersepeda disana..
Oktober 22nd, 2009 at 17:04
walau tidak nyambung dgn topik, seandai Station Bogor menyediakan feeder ke Taman Safari Indonesia-Cibodas-Puncak khusus Sabtu – Minggu, atau buat Paket Wisata akan mempermudah wisatawan lokal bagi yg tidak memiliki kendaraan pribadi juga menambah pendapatan PT KAI/Commuter. Wassalam…
Desember 4th, 2009 at 17:53
saya warga sukabumi pingin sekali kalau ada kereta yg ada dipasar stasiun senen
Desember 9th, 2009 at 08:49
alhamdulillah…akhirna aya deui kareta ka Sukabumi, mudah mudahan tiasa ngarawatna nyak…
Januari 10th, 2010 at 08:27
Mantep… menyimak artikel-artikelnya saya sangat tertarik dan ingin segera menikmati track kereta bersejarah dg pemandangan yang sangat menawan tentunya( soalnya aku belum pernah naik kereta ke Skbumi ). Kepada PT KAI, bikin salah satu gerbong yang benar-benar “antik” abad pertengahan spt kereta ambarawa itu ( Indonesia khan udah jago bikin gerbong kreta ), saya yakin banyak yang “indent” tuh tiketnya !!! Seru dan benar-benar suasana bisa spt napak tilas
Februari 11th, 2010 at 04:20
di tunggu y jalur sukabumi-bandung nya…..
jd kalo aku mudik lebih mudah tinggal turun di stasiun cisaat udah degh nyampe depan rumah….mudah2an mudik tahun ini sudah aktif lagi jalur bandung sukabumi nya….heeeee