10

Menikahpun harus ada kereta apinya

Seorang railfans bernama Spoorsoni, Sabtu, 23 Agustus 2008 lalu melepas masa lajangnya dan mengkirab istrinya dengan menggunakan lokomotif CC201103 dari Stasion Tugu hingga Stasion Lempuyangan di Jogjakarta.

Tidak ada yang lebih membahagiakan seorang railfans jika selalu dapat dekat dengan kereta api di setiap peristiwa-peristiwa penting di dalam hidupnya.

Awalnya si Soni ini hanya ingin mengadakan resepsi pernikahan di lokasi yang dekat dengan rel kereta api yang padat sehingga para tamu juga diharapkan dapat mengerti kegilaannya terhadap kereta api.
Lokasi parkiran BPTT (Balai Pelatihan Teknik Traksi) di Lempuyangan, Yogyakarta akhirnya dipilih. Tempat yang berada persis di sebelah Utara jalur padat Solo-Jogja ini memang seakan tidak pernah sepi dari lalu lalang kereta api. Suara sirine pintu perlintasan kereta apipun sering berbunyi menemani suara musik dari wedding band yang telah disewa.

Kira-kira seminggu sebelum hari pernikahan, saya mendengar info jika DAOP VI Yogyakarta telah memberikan ijin kepada kedua mempelai untuk dapat dikirab menggunakan lokomotif. Wah sebuah peristiwa luar biasa nih.

Stasion Tugu

Stasion Besar Tugu Yogyakarta telah menyiapkan sebuah lokomotif CC201103 milik Dipo Induk Jatinegara yang telah dihias untuk digunakan sebagai KLB Pengantin. Locomotive nantinya akan membawa kedua mempelai dikirab ke lokasi pernikahan di Lempuyangan.

Banyak penumpang kereta api yang sedang menunggu tampak heran dan bertanya-tanya saat sepasang pengantin dengan kostum lengkap tiba-tiba nongol di Stasion.

“Ini sedang shooting sinetron ya mas ?”, seorang calon penumpang bertanya kepada saya. Tentu saja saya jawab tidak, ini adalah kirab pernikahan, bukan sedang bikin film, walau banyak rekan yang membawa kamera dan kamera video yang ingin turut mengabadikan kegiatan.

KLB Pengantin yang seharusnya berangkat pukul 12:30 terpaksa molor menjadi berangkat pukul 12:50, bahkan Argo Wilis dari Surabaya menuju Bandung “terpaksa” harus mengalah untuk menaik-turunkan penumpang di Jalur 2 karena Jalur 3 masih digunakan oleh KLB Pengantin.
Pemilihan waktu antara pukul 12:00 – 13:00 karena jalur Tugu – Lempuyangan relitif sepi dari padatnya jadual perjalanan kereta api.

Saat KLB Pengantin mulai berangkat, hal ini tidak disiasiakan oleh para wisatawan asing yang kebetulan hadir untuk mengabadikan, begitu juga dengan calon penumpang lain, mulai dari handycam, camera pocket digital hingga handpone berkamera digunakan untuk memotrek pasangan yang “nyeleneh” ini.

Selamat buat Soni dan Ana, semoga kalian selalu menjadi pasangan yang berbahagia seperti saat “cabriding” di CC201103.

Photo oleh Yan Arief, Yogyakarta Railfans.

Hedwigus

10 Comments

  1. Wah, segitu negfans nya sama kereta api ya om
    Saya itu setiap minggu naik kereta bisnis jakarta-jogja
    Memang, kereta api transportasi favorit saya tapi masih banyak hal yang perlu dibenahi agar penumpang merasa nyaman terutama masalah calo dan “nembak di atas gerbong”

  2. om om…. boleh copy artikel nya ngga bwt di forum tenang ane kasih link ke sumbernya kok….. yach…..?

    Hedwig?: Monggo mas

Tinggalkan pesan kamu