Kereta Api

Sebuah moda transportasi yang paling sering gua gunakan selain mobil gua tersayang.

Kereta Api, sebuah benda yang paling gua sukai sampai kapanpun. Mulai dari gambar, miniatur, gedeatur (aselinya). Baik yang masih beroperasi ataupun yang sudah menjadi rongsokan.

Setiap berpergian keluar kota hampir selalu menggunakan kereta api.

  • Kereta Api dibilang angkutan yang sering telat, gak apa-apa. Naik Bima dari Surabaya ke Jakarta memakan waktu 13 jam, malah senang, jika sampek 15 jam, tambah seneng.
  • Kereta Api dibilang angkutan rakyat kecil, emang iya. Naik Gaya Baru Malam Selatan dari Pasar Senen ke Gubeng di Surabaya cuman bayar karcis 30 ribu (mbayar sama kondektur langsung di kereta api cuman 10 ribu).
  • Kereta Api dibilang angkutan yang jorok, memang iya, WC mampet dan bau jadi sebuah keunikan tersendiri bagi setiap penggunanya.
  • Kereta Api banyak pedagang, biarin aja. Naik kereta sambil makan segho petjel 2000 rupiah dan nyruput kopi 2000 rupiah dari pedagang yang lalu lalang, memang nikmat sekali.
  • Kereta Api sering anjlog, sudah kebiasaan. Peralatan kereta api hampir semua terbuat dari besi, banyak yang menggunakan (mencuri) untuk memenuhi kebutuhan hidup yang makin susah saat ini.
  • Kereta Api butuh banyak perubahan, setuju sekali. Supaya tetap dicintai oleh para penggunanya kereta api memang harus banyak berbenah.

Sekali lagi, naik kereta api itu menyenangkan. Mau dilihat dari segi mana pun, tetap menyenangkan.Naiklah Kereta Api, rasakan Indonesia sesungguhnya di dalamnya.

CC20015 at Station Cirebon

CC20015, seri lokomotiv diesel pertama di Indonesia