0

Kartu Kredit Kapan Lunas

Visa

Visa Logo

Menggesek Kartu Kredit begitulah istilah dari pembayaran tanpa uang cash. Kegiatan ini, terlihat memang menyenangkan.
Coba saja, pergi ke mall atau toko apapun yang di depan pintunya terpampang logo Visa atau Master Card.?Kemudian ambilah barang apa saja, kemudian bawa ke kasir dan sreeekkk..gesek.., selesai sudah proses transaksi belanja.
Jangan senang dulu, sehabis proses itu semua, jika kita tidak cermat mengatur cash flow pribadi sendiri, maka kita (card holder) akan berada di lingkaran hutang yang seolah tanpa akhir.

Saya sebenarnya juga suka belanja menggunakan kartu kredit. Setiap ada kesempatan mengantar istri pergi belanja bulanan, biasanya saya selalu menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran bukannya menggunakan kartu debet ataupun uang cash.

Banyak teman yang mengatakan bahwa saya memiliki hobby ngutang, karena selalu menggesek kartu kredit.

 

Jika diperhatikan !!,
Setiap penerbit kartu kredit biasanya memiliki program reward, baik yang sifatnya?cash/point maupun tidak..

Kembali ke topik Belanja Bulanan.

Setelah selesai berbelanja dan membayar semua belanjaan di kasir menggunakan kartu kredit, biasanya saya menyempatkan diri ke ATM terdekat. Terkadang masih mendorong troley belanjaan.
Di mesin ATM, saya biasanya langsung membayar tunai apa yang sebelumnya saya bayarkan menggunakan kartu kredit. Apabila terdapat antrian panjang di ATM, saya menundanya dan menyelesaikannya menggunakan internet banking dari rumah.

Apa alasannya saya melakukan ini ?

Simple saja, jawabannya adalah reward program dari kartu kredit tadi. Apabila seluruh belanjaan saya bayar cash atau menggunakan kartu debet, maka tabungan saya akan terpakai untuk membayar itu semua. Sementara jika saya menggunakan kartu kredit dan segera melunasinya, tabungan saya juga akan terpakai tetapi di sisi lain, saya menerima reward/rebate dari kartu kredit. Walaupun jumlahnya kecil, tetapi tetap saja ada return yang saya nikmati.

Kedengarannya mungkin aneh, tetapi saya selalu melakukan ini semua untuk membiasakan saya mengatur cash flow keuangan rumah tangga saya dengan sebaik-baiknya walaupun mungkin jauh dari sempurna. Saya mencoba membuat anggaran dan berusaha menepati setiap pengeluaran dengan pos-pos anggaran yang telah dibuat.

Belanja dengan kartu kredit, selain mendapat reward/rebate, saya juga memaksa diri saya untuk tertib terhadap anggaran, karena apabila tidak, bunga majemuk kartu kredit akan membebani keuangan saya di hari-hari mendatang.

Hedwigus

Tinggalkan pesan kamu