Siang ini, saya berkesempatan ngobrol-ngobrol santai dengan orang-orang dari Negeri Gingseng, Korea Selatan. Ada satu pertanyaan saya yang selalu membuat penasaran, yaitu pertumbuhan industri konten di Korea yang sebegitu besarnya.

Jurassic Park 

Sebagian besar orang pasti sudah pernah menonton film Jurassic Park besutan Sutradara kawakan Steven Spielberg. Sebuah cerita yang penuh dengan visual effect yang memunculkan dinosaurus. Saat pertama kali menonton bersama mantan pacar dulu, saya sampai terkagum-kagum dengan cerita dan effect yang ada.

Hal yang sama juga terjadi di Negara Korea Selatan (saya sebut Selatan, untuk membedakan dengan Korea Utara). Saat itu mereka yang baru tumbuh menjadi Macan Asia dengan industri berat dan otomotifnya, juga menyukai tayangan film Jurassic Park ini.

Tetapi ada yang menarik yang membuat saya kaget mendengar cerita dari teman-teman korea saya ini. Di saat yang sama, orang-orang Korea Selatan ternyata menyadari sebuah fenomena yang menarik, yaitu, pendapatan (revenue) film Jurassic Park yang diputar di seluruh dunia ternyata setara dengan pendapatan dari penjualan 1.500.000 (satu setengah juta) mobil Hyundai yang dijual di seluruh dunia.
Artinya ide 1 orang sutrada sebanding dengan segala daya upaya untuk mejual mobil berjuta-juta.

Sikap Pemerintah

Pemerintah Korea Selatan ternyata cukup jeli melihat fenomena ini. Dan mereka mulai menyusun langkah-langkah untuk masuk kedalam industri konten dengan memberikan regulasi dan insentif kepada para penyedia konten untuk dapat berkembang dengan baik.
Industi kreatif mulai memasuki babak baru di Korea dan mulai tumbuh pesat mulai saat itu.

Mobile

Di awal dekade 2000an, saya berkesempatan mengerjakan sebuah project di sebuah selular operator yang baru berkembang. Saat itu, saya menjadi Counterpart dari konsultan-konsultan berkebangsaan Korea.
Saat itu, industri mobile mereka sudah cukup maju dan didukung dengan ratusan konten yang berjalan diatasnya. Sementara seingat saya, saat itu kita masih menggunakan teknologi SMS karena mobile data masih sangat mahal di mata pengguna (end-user).

Sekarang, Korea Selatan merupakan negara yang memiliki jaringan internet broadband langsung ke rumah dengan layanan diatas 10 Mbps (di beberapa lokasi bahkan sudah mencapai 100 Mbps). Dan ribuan rich-content sudah siap digunakan oleh mereka.
Film, Acara Televisi dan Group Band Korea saat ini bahkan telah menguasai Asia dan menyebar ke seluruh Dunia.

Mendengar cerita dari teman-teman saya, ternyata Pemerintah adalah kunci utama untuk memajukan sebuah industri. Mereka telah berlaku bijak dan berpikir maju kedepan dengan melihat peluang dan memajukan seluruh potensi yang dimilikinya untuk kemajuan rakyat dan bangsanya.

Saat tulisan ini dibuat, Hyundai Heavy Industi memiliki Net Income sebesar 3 Milliar Dollar dari pendapatan lebih dari 19 Milliar Dollar dan memiliki lebih dari 25.000 karyawan. Dan SNSD sudah membukukan kekayaan lebih dari 35 Juta Dollar hanya dari Asia saja. 

think again