0

Jaman Batu

Tiba-tiba saja?dari sebuah percakapan diatara teman-teman alias tetangga saya, ada sebuah kata yang sebelumnya sepertinya tidak pernah saya dengar. Kata tersbut adalah “Obsidian“, yaitu sebua kata yang menjelaskan (menurut teman saya) sebuah?proses dari lahar panas yang membeku secara cepat menjadi bebatuan.

Saya terus mendengarkan percakapan mereka yang tampaknya asik. Di?dalam hati sempat tersenyum karena mereka semua sedang serius berdiskusi tentang sebuah benda, yaitu batu!.
Entah berapa lama mereka telah mendalami ilmu perbatuan ini atau hanya terbawa arus histeria batu akik atau batu cincin (gemstone).

Berbagai macam kata yang baru dan berhubungan dengan batu,?bermunculan pada diskusi tersebut yang terkadang diisi dengan saling canda?dan tertawaan.?Seingatku, beberapa jenis bebatuan tersebut adalah,?Bacan, Tirus/Virus (entah mana yang benar), Solar, Kalimaya.

Sesekali, saya perhatikan mereka menyinari?batu tersebut dengan lampu dari smartphone mereka. Tentu saja itu membangkitkan rasa?penasaran saya.?Menurut mereka, dengan menyinari sebuah batu, mereka dapat melihat kecerahan batu cincin mereka. Semakin cerah atau sinar lampu dapat menembus dengen mudah, maka kualitas batu akan menjadi lebih baik.

Dari segala seluk beluk mengenai perbatuan ini, ada satu yang membuat saya menjadi tertarik, yaitu proses monkey business yang berjalan didasar itu semua. Tidak ada satu harga yang menjadi patokan untuk sebuah batu cincin ini. Semakin anda menyukai dan ingin memiliki batu tersebut, maka semakin tinggi harga untuk mendapatkannya. Beberapa penjual batu juga melihat kemampuan financial calon pembelinya, jika dirasa sang calon pembeli tersebut memiliki kemampuan financial yang baik, maka harga tinggi (kadang tidak masuk diakal) akan dikenakan atas harga batu tersebut.

Hiruk pikuk batu akik saat ini setidaknya dapat membantu perputaran perekonomian beberapa orang. Mereka memiliki kesempatan untuk menjadi penjual jasa mengasah batu, menjadi pengrajin logam pengikat batu sampai hanya memanfaatkan situasi menjadi seorang makelar (gue?banget).

Berikut beberapa batu yang sempat saya abadikan dan dimiliki oleh teman-teman saya saat ini.

batu_001

batu_002

batu_003

batu_004

Welcome to another modern stone-age.

Hedwigus

Tinggalkan pesan kamu