0

Intel Core 2 Duo

Intel Core 2 Duo

Intel Core 2 Duo

“Ayah, Theona bisa koq main komputer…, sini mausnya tinggal di geser-geser gini yah…tuh khan bisa..”?begitulah cara anakku, Theona menggunakan komputer.

Iya, hari ini saya baru saja membeli sebuah komputer rakitan alias tjap djangkrik. Seingatku, komputer rakitan saya yang terakhir adalah menggunakan processor Intel Pentium III yang nasibnya berakhir di bak sampah depan rumah setelah mainboardnya rusak dioprek 🙂

Kali ini saya memilih Computer Desktop dengan processor Intel Core 2 Duo E4300. ?Walau cuman yang memiliki kecepatan clock 1.8 Ghz, buat saya ini sudah cukup kencang, bahkan lebih cepat dari laptop saya yang berprocessor Dual Core (maklumlah, saya belum pernah punya desktop secepat ini). Dengan RAM DDR-II terpasang sebesar 1GB, saya berharap Microsoft Windows XP dapat berjalan dengan lebih cepat dan stabil.

Btw, Sebenarnya yang paling senang adalah anakku yang paling besar. Dia merasa menggunakan sebuah komputer adalah hanya dengan menggeser-geser mouse ke segala arah saja. Diapun dengan senang berkata bahwa komputer dapat berbunyi beep dengan cara menekan banyak tombol di keyboard secara bersamaan :).

Hari ini, saya dan Theona hanya bermain mengutak-atik Windowsnya saja. Karena memang belum ada aplikasi lain yang diinstall. Sedangkan di rumah belum ada jaringan internet pula. Theona senang sekali bermain aplikasi?Paint, dia bisa mencorat-coret sepuas hati. Buat saya, setidaknya dia punya kegiatan lain dan tidak menggambari dinding rumah lagi dengan pensil warna dan krayon.

ConRoe945G-DVI

Asrock ConRoe945G-DVI

 

Setelah mulai jenuh utak-atik dan saya melihat si Theona sudah mulai ngantuk tetapi masih ingin tetap bermain, saya katakan bahwa si komputer sudah lelah dan ingin segera tidur karena sudah malam. Saya padamkan komputer dan langsung naik keatas tempat tidur. Sambil lalu thona berkata?”Dadah komputer, besok sore main lagi ya….

Hedwigus

Tinggalkan pesan kamu