Intel Core 2 Duo

“Ayah… Theona bisa koq main komputer…, sini mausnya tinggal di geser-geser gini yah…tuh khan bisa..”
Begitu cara anak gua menggunakan komputer.

Iya hari ini gua baru aja order komputer rakitan alias djiangkrik. Terakhir komputer gua adalah Pentium-3 yang nasibnya berakhir di bak sampah setelah motherboardnya korslet gua utak-atik.
Pake Intel Core 2 Duo E4300 walau cuman yang memiliki kecepatan clock 1.8 Ghz, bagi gua cukup menyenangkan (maklum belum pernah punya desktop secepet ini). Dengan RAM DDR-II terpasang sebesar 1GB, Windows XP bisa jalan dengan lebih cepat.

Tetapi di sisi lain, yang paling exciting adalah anak gua yang paling besar, dia merasa memainkan komputer adalah dengan menggoyang-goyangkan mouse ke kiri-kanan-depan-belakang saja. Sampai-sampai dia bisa bilang, bahwa cara membuat komputer dapat berbunyi adalah dengan menekan keyboard secara asal sampai komputer berbunyi “beep”.
Ada-ada aja idenya.

Hari ini gua dan anak gua cuman utak-atik windowsnya thok, karena belum ada aplikasi yang diinstall, anak gua cukup senang bermain dengan aplikasi Paint, dia bisa corat-coret sepuas hati, khawatir gua dinding rumah jadi target operasi corat-coret agak berkurang.

painting art by Theona

Lama-lama bosan juga cuman ngutek-ngutek itu thok, gua bilang ke anak gua, bahwa si komputer sudah mau bobok karena sudah malam.
Anak gua kalo dibilang mau bobok, pasti gak protes.. gua langsung shutdown desktop dan langsung naik tempat tidur….
“Dadah komputer, besok sore main lagi ya….”

 

Discussion Area - Leave a Comment