5

Canon A480 fun untuk prosurmer

Bulan Januari ini, Canon kembali meluncurkan salah satu kamera pocket digital untuk pengguna prosumer, Canon PowerShot A480.
Kamera yang disebut-sebut sebagai penyempurnaan dari seri sebelumnya PowerShot A470 ini telah mengusung teknologi DIGIC-III, sebuah teknologi pemroses gambar digital yang sama digunakan oleh seri Canon EOS 450D.

Canon PowerShot A480

Dimensinya yang kompak dengan ukuran terpanjang hanya 92mm, membuat type ini menjadi sangat kompak dan mudah untuk dibawah.
Walau bentuknya cukup kompak, A480 telah dilengkapi dengan sensor 10 MegaPixels yang memungkinkan untuk mencetak photo sampai dengan ukuran A3.
Lensa kamera telah memiliki fungsi optical zoom sebesar 3.3 x atau seukuran 37mm – 122mm pada format 3.5mm.

Walaupun mengusung kamera pocket digital, A480 tetap memiliki 15 preset fungsi photo layaknya kamera SLR, sayang seri ini menghilangkan funsi manual. Bagi saya ini sebuah kekurangan, karena kita tidak dapat lagi melakukan experiment dengan bermain-main ukuran kecepatan dan diafragma.

Teknologi DIGIC-III, membuat A480 memiliki kemampuan memproses gambar yang lebih cepat, lebih akurat serta mengurangi efek noise. Selain itu, A480 juga dilengkapi dengan Face Detection Technology, sebuah fungsi yang dapat mendeteksi sampai dengan sembilan wajah dalam satu frame. Fungsi ini akan otomatis mengatur parameter kamera sehingga diperoleh focus, kecepatan, setting flash serta white ballance yang optimal untuk menghasilkan gambar yang sempurna.
Padanan ISO kamera ini adalah 80 s/d 1600.

Sedangkan untuk urusan video, A480 mampu merekam video dengan ukuran 640 x 480 pixels dengan 20 frame per second.

Ukuran yang kompak, sudah pasti sangat berdampak terhadap ukuran layar LCD yang berada dibagian belakang kamera. A480 terpaksa mengusung LCD berukuran 2.5 inchi untuk mengatur setting sekaligus juga untuk preview photo.

PowerShot A480 menggunakan 2 buah battery berukuran AA yang sangat mudah ditemui dipasaran. Untuk meningkatkan performance kamera, sebaiknya menggunakan battery Alkaline, sedang bagi yang menggunakan kamera ini untuk kegiatan sehar-hari, dapat menggunakan rechargeable battery untuk mengurangi biaya pembelian batu battery.
Memory yang digunakan adalah kartu SD, SDHC, MMC, MMC Plus dan HC MMC Plus.

Secara keseluruhan, kamera yang mengusung pilihan warna merah, biru, silver dan hitam ini, merupakan sebuah kamera pocket digital yang mudah digunakan oleh siapapun dengan hasil photo yang baik.
Menurut isu yang beredar, street price untuk jenis ini berikisar antara USD 188 – USD 200.

————-

gambar milik dpreview.com

Hedwigus

5 Comments

  1. Udah masuk pasaran Indonesia belum yah, trus kisaran harganya berapa tuh heuehue

    Hedwig?: Katanya berkisar USD 190 an alias Dua Jutaan liwat dikit lah 🙂

  2. mas Hed …. beneran nih fungsi manual nya udah di ilangin, sayang banged ya? trus yang 15 preset auto nya itu gak bisa di setel, misal : shutter speed nya gitu yah ?

    Hedwig?: Betul tidak ada Aperture Priority, Shutter Priority dan Manual Focus. Jadi semua diotomatiskan

  3. Mas, aku mau tanya dung…kenapa yach camera aku A480 kalau photo orang hasilnya selalu mata mereka berwarna merah???

    Hedwig?: Aktifkan mode red eye reduction saat menggunakan flash

  4. Hal ini terlihat gemuk tapi pas di tangan. terjangkau, itu adalah “Canon”, jadi yang terbaik di antara kumpulan. Canon memberikan foto dengan high terbaik di antara pesaing.

Tinggalkan pesan kamu