Entries Tagged as ''

Ikhlas Mendelete

Hari ini, orang-orang yang dahulu pernah membayar gua untuk turut serta membangun sebuah community portal meminta saya menghapus sebuah artikel yang gua buat, karena gara-gara artikel tersebut telah terjadi sebuah kehebohan yang luar biasa.

Sebenarnya permintaan ini sudah pernah di minta setelah pada hampir tengah malem tanggal 25 September 2007 lalu salah seorang dari orang-orang baik itu menelpon untuk menghapus artikel tersebut.

Artikel yang gua tulis sebenarnya bercerita tentang impact langsung yang gua alamai akibat keterlambatan sebuah project. Banyak cerita tentang orang-orang yang harus kehilangan pekerjaan karena gagal menyelesaikan sebuah project atau sebuah pekerjaan. Hal yang sama menimpa gua karena sebuah kesalahan yang terjadi diluar kuasa gua, dan gua juga tidak punya kuasa untuk membuat keadaan menjadi lebih baik.

Pagi ini setelah diminta, gua akhirnya ikhlas menghapus artikel yang penah gua tulis.
No Hard Feeling.

Copy and Paste dari blog ke blog lainnya

Artikel - artikel yang ditulis di blog-blog yang tersebar di internet pasti sangat beragam. Hari ini ada rekan di kronologger.com  yang teriak komplain karena ada website lain mengambil artikel dari blog disitu.com
Ada sebuah perjanjian tidak tertulis bahwa mengambil artikel dari sebuah blog atau website musti meminta ijin kepada penulisnya.
Tetapi kadang ada pendapat jika isi artikel dirubah sedikit, maka itu bukan disebut dengan pencurian. Entah apa namanya tetapi lebih baik tanya dulu, boleh atau enggak.

blog_disitucom.jpg

Disitu.com sebagai subuah site yang menjadi “korban” pencurian artikel

blog_itkomputercom.jpg

itkomputer.com, sebagai tertuduh pencurian artikel dari disitu.com

Google, Hedwigâ„¢ koq Kronologgerâ„¢

Karena Sabtu ini rumah cukup sepi, karena anak gua yang besar sudah minggat ke rumah eyangnya di Pasar Minggu, ya iseng saja logon ke internet.

Karena memang enggak ada yang dikerjakan di internet, sementara abusing xl-gprs unlimited sambil mendengarkan koleksi Genesis gua tiba-tiba kumat narsis nya.

[Read more →]

Ternyata Theo sudah bisa naik sepeda

Ayah!…… Theo sudah bisa naik sepeda loda duwa doong” Theona teriak setelah bangun tidur, sementara gua sedang pake kaos kaki dan mau pergi ke kantor. [Read more →]

Open Themes

Sebenarnya gua punya sebuah keinginan, agar seluruh aplikasi yang gua buka di internet mulai dari miss google, mbakyu wiki sampai yahoo email dan wordpress, memiliki bentuk tampilan yang sama.

Mungkin enggak sih?

Jika melihat wordpress, user dapat memilih themes favoritnya. Yahoo mungkin hadir terlebih dahulu dengan konsep ini dengan MyYahoo.
Mungkin di masa depan akan ada sebuah tools atau apapun namanya yang dapat menciptakan sebuah themes yang dapat mengakomodasi kebutuhan user agar site-site kesayangannya dapat memiliki tampilan yang sama.

Mungkin atau Kapan

Lomba Desain Tshirt Qwords.com

Mencoba membuat sebuah design yang rada ngePOP dalam rangka lomba mendesain tshirt untuk Qwords.com. Dengan image yang rame untuk membuat point of interest dari T-Shirt user menjadi lebih terangkat. Nama designnya QPopWords

No Tags

Planet Kronologger

Sebenarnya gua belum terlalu fasih dengan istilah-istilah blogging. Gua hanya sebatas tahu menulis dan menguploadnya ke dalam blog gua ini.

Suatu hari teman-teman di kronologger mempunyai sebuah ide tentang pembuatan planet kronologger. Butuh 2 hari untuk mencerna arti dari planet kronologger, sampai akhirnya gua tahu bahwa yang dimaksud di sini adalah sebuah tool agregator yang akan mengumpulkna posting-posting dari para blogger di bawah naungannya.

Sempat gua berpikir bahwa harus direpotkan dengan menulis kembali (setidaknya copy and paste) dari blog ini untuk dimasukan ke dalam planet kronologger. Ternyata kembali lagi gua yang salah, teknologi RSS akan menyelesaikan seluruh masalah.
Gua tinggal menulis seperti biasa, dan  zap! di planetpun sudah tayang. Walau tidak realtime, tetapi cukup nearly live.

planet.kronologger.net

Gua cuma berharap, dengan lebih banyak menulis dan membuka diri ke banyak channel, adalah sebuah jalan untuk lebih mempopulerkan sebuah artikel

No Tags

Aku Cinta Baca

Sebuah tulisan terpampang di atas sebuah bus warna putih yang sedang parkir, “Aku Cinta Baca”.

Hampir setiap makan siang, gua makan di sebuah warung nasi di halaman Perpustakaan Pendidikan Nasional di Tanjung Duren. Dan setiap selesai makan siang di sana, ada keinginan untuk masuk ke dalam ruang perpustakaan untuk sekedar melihat-lihat. Terus terang sampai kini, itu hanya sebatas wacana keinginan thok, masuk ke dalam perpustakaan rasanya berat dan malas, padahal hanya tinggal jalan.

Sampai suatu hari ada bus putih dengan tulisan “Aku Cinta Baca” yang parkir di samping perpustakaan tersebut. Sejenak gua berpikir, mungkin gua saat ini sudah tidak “mencintai membaca” lagi sehingga berat sekali kaki ini untuk dibawa melangkah masuk ke dalam perpustakaan.

Aku Cinta Baca

Tetapi gua masih yakin, bahwa sampai kapanpun perpustakaan tetap dibutuhkan, tinggak orang malas seperti gua yang harus berubah

No Tags

Kucing Garong

Intro C#m E B C#m G# C#m C#m

Kelakuan si kucing garong

E B

Ora kena ndeleng sing mlesnong

C#m G#

Main sikat main embat

C#m

Apa sing liwat

C#m

Kelakuan si kucing garong

E B

Selalu ngulati sasaran

C#m G#

Asal ndeleng pepesan

C#m

Wajah bringasan

C#m

Iku contoe wang lanang

F#n C#m

Sing sifate kaya kucing garong

C#m

Awas kudu ngati-ati

F#m C#m

Yen kucing garong lagi beraksi

Int. C#m A E B

C#m

Sing dadi modal andalan

F#m C#m

Kucing ngedengi duit atusan

C#m

Yen bli kuat nahan iman

F#m C#m

Bisa-bisa jadi berantakan

No Tags

Radio Ceret

Ya Bener Radio Ceret namanya.

Hampir setiap malam minggu atau malam libur, gua selalu menyempatkan diri nongkrong di pos satpam. Seperti juga malem minggu kali ini, gua sudah dari jam 21:00 nangkring di pos satpam.

Seperti biasa pos satpam malem ini sunyi sepi, selain memang baru ada satu orang satpam yang berjaga, para tetangga gua juga belum ada yang nongol.
Tiba-tiba saja, ada seorang satpam yang memang ahli dalam di bidang elektronika datang dan mengeluarkan peralatan dari dalam jaketnya.

“Apa itu Pri ?” Gua penasaran melihat ada lempengan dengan kabel terburai dan speaker berwarna putih.

“Radio FM pak, di Pos sini sepi pak, kalo gak ada radio, pikiran kita suka melayang yang aneh-aneh” sang satpam membalas pertanyaan gua.

Dalam hati gua berpikir bahwa satpam yang satu ini cukup kreatif, sampai mengeluarkan modal sendiri merakit sebuah radio FM.

Dengan cekatan dia mulai memasang kabel satu persatu dan dengan bantuan charger walky-talkie, radio FM rakitan berhasil berbunyi. Lumayan juga daripada sepi mending dengerin musik pop.

Karena suara dari speaker yang dibawa tidak terlalu keras, si satpam kemudian mengambil sebuah ceret yang sudah tidak terpakai lagi, dan voila dia menempatkan si speaker di leher ceret, pas sekali dengan ukuran speaker,dan hasilnya suara musik yang menggelegar.
Kreatif !

Saat itu gua langsung memberi nama, Radio Ceret.

Radio Ceret