Sebenarnya sudah lebih dari lima bulan ini saya beraktifitas di seputaran Tanjung Duren, sebuah daerah yang cukup padat dan rada-rada macet di dekat pemukiman elit, Green Ville.

Ada sesuatu yang manarik perhatian saya sejak pertama kali menginjakan kaki di daerah ini, yaitu sebuah Perpustakaan Umum.
Perpustakaan Umum ini dikelola oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta melalui Walikota Jakarta Barat. Menempati sebuah bangunan dengan desain khas milik pemda yang jika dilihat dari arah luar tidak terlalu menarik. Parkiran yang luas hanya ditempati oleh sebuah bus perpustakaan keliling, yang juga tampak usang.
Suasana ini yang membuat saya yang sebenarnya ingin masuk ke dalam tetapi selalu dikalahkan oleh rasa malas karena melihat suasananya tidak menarik.

Public Library in Jakarta Barat

Sampai suatu hari dengan tekad yang bulat, saya meniatkan diri untuk masuk ke dalamnya.

Masuk ke dalam perpustakaan ini saya disambut oleh sebuah buku tamu, yang oleh receptionist dan penjaga mewajibkan saya untuk mengisinya. Suasana lobby utama yang cukup sejuk, tetapi menurutku kurang nyaman karena memang didesain dengan sangat sederhana.

Ruang pertama yang saya masuki adalah ruang khusus anak-anak. Memang ruangan ini terletak di lantai dasar dan menempati area yang cukup luas. Selain dilengkapi dengan kursi dan meja kecil, ada bagian di ruangan ini yang hanya beralas karpet, dimana anak-anak dapat membaca buku sambil tiduran atau lesehan. Walaupun koleksi buku-buku yang ada tidak terlalu banyak, tetapi cukup lengkap dengan buku pengetahuan serta buku cerita anak-anak.

Public Library in Jakarta Barat

Koleksi buku di bagian anak-anak ini langsung mengingatkan saya kepada buku-buku cerita yang saya sukai di masa lalu, seperti Asterix and Obelix, Lucky Luke dan di sini kita bisa membaca seri lengkap dari sepak terjang si pendekar cilik, Kung Fu Boy.

Public Library in Jakarta Barat

Bukan perpustakaan namanya apabila hanya menyimpan buku cerita. Di bagian anak-anak ini juga tersedia koleksi buku-buku ilmu pengetahuan umum termasuk buku agama. Saat itu terlihat beberapa anak-anak SD yang sedang mencatat dari buku-buku yang sedang dibacanya dibimbing oleh seorang guru.

Public Library in Jakarta Barat

Tidak ketinggalan tersedia juga buku berbahasa Inggris

Public Library in Jakarta Barat

Masih di lantai dasar, di bagian anak-anak ini juga tersedia sebuah panggung sederhana yang dapat digunakan oleh anak-anak untuk berlatih sendratari, menyanyi bahkan bermain drama. Sayang saat itu bagian ini kosong karena jadual latihan mereka biasanya sore.

Public Library in Jakarta Barat

Jika dibandingan dengan tampilan muka dari gedung perpustakaan umum yang tampak kusam, di dalam saya mendapatkan suasana yang berbeda. Suasana hening dan nyaman sebenarnya cukup enak untuk dapat menikmati buku-buku bacaan yang tersedia di sana. Sayang belum ada koneksi internet tanpa kabel, mungkin masih belum penyedia jasa internet yang tertarik untuk memberikan layanan gratis kepada masyarakat melalui perpustakaan umum.

Suasana sepi juga dimanfaatkan oleh beberapa pasangan untuk berpacaran, padahal ini adalah bagian khusus anak-anak. Dalam hal ini pengelola perpustakaan seharusnya dapat lebih tegas agar selalu tercipta suasana edukasi di dalam perpustakaan.

Berikutnya adalah mengunjungi lantai 2, yang akan saya sambung ke artikel berikutnya.

————–
Peta Lokasi:

View Larger Map