logo_-_garuda

Akhirnya setelah enam hari dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia atau tanggal 26 Oktober 2014, Presiden Jokowi berhasil menyusun kabinet kerja sebagai sebuah team untuk memimpin Republik Indonesia selama lima tahun mendatang.

Selamat bekerja bagi para pemimpin sekalian dan Rakyat Indonesia membantu dan memantau kinerja anda.

 

Presiden Republik Indonesia : Joko Widodo
Wakil Presiden Republik Indonesia : M Jusuf Kalla
1. Menteri Sekretaris Negara : Praktino
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas : Andrinof Chaniago
3. Menko Bidang Kemaritiman : Indroyono Soesilo
4. Menteri Perhubungan : Ignasius Jonan   
5. Menteri Kelautan dan Perikanan : Susi Pudjiastuti
6. Menteri Pariwisata : Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral : Sudirman Said
8. Menko Bidang Polhukam : Tedjo Edy Purdijatno
9. Menteri Dalam Negeri : Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan : Ryamizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM : Yasonna H Laoly
13. Menteri Komunikasi dan Informatika : Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi : Yuddy Chrisnandi
15. Menko Bidang Perekonomian : Sofjan Djalil
16. Menteri Keuangan : Bambang Brodjonegoro
17. Menteri BUMN : Rini M Soemarno
18. Menteri Koperasi dan UMKM : Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian : M Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan : Rachmat Gobel
21. Menteri Pertanian : Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan : Hanif Dhakiri
23. Menteri PU dan Perumahan Rakyat : Basuki Hadi Muljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan : Siti Nurbaya
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN : Ferry Mursyidan Baldan
26. Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan : Puan Maharani
27. Menteri Agama : Lukman Hakim Saifuddin
28. Menteri Kesehatan : Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial : Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak : Yohana Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah : Anies Baswedan
32. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi : M Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga : Imam Nahrawi
34. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi : Marwan Ja’far
jokowijeka2

Hari ini, Bapak Haji Insiyur Djoko Widodo telah resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke 7 untuk periode kepemimpinan 2014 – 2019.

Banyak harapan yang digantungkan kepada setiap pemikiran manusia “ndeso” asal solo ini. Semoga Indonesia dapat tetap berdiri kokoh dan bangsa ini dapat menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapinya nanti.
Semoga pesta 5 tahun lagi di akhir masa jabatan dia sebagai presiden, akan lebih meriah dari pesta saat ini.

Congratulation Mr. Jokowi.
May the force be with you.

Joko Widodo and Yusuf Kala

Joko Widodo and Yusuf Kala

dns_picture

Jika anda familiar dengan DNS atau Domain Name Service, pasti akan akrab dengan DNS Server yang dimiliki oleh Google, yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. DNS Server ini sifatnya public, artinya dapat diakses oleh siapapun dari jaringan manapun untuk meresolve domain name menjadi IP Address.

Sudah menjadi kebiasaan, para pemilik ISP (Internet Service Provider) hanya akan mengijinkan pelanggannya saja yang berhak menggunakan fasiltas DNS yang disediakan oleh mereka. Tetapi ada saja keinginan para netters untuk menggunakan fasilitas DNS yang sifatnya umum alias public tanpa dibatasi oleh pengusaha ISP tempat kita berlangganan.

Untuk mengakses public domain, pertama kali harus yakin, bahwa TCP-Port 53 di jaringan ISP tempat anda berlangganan tidak diblok oleh mereka. Anda dapat menghubungi call-center ISP tempat anda berlangganan untuk mencari tahu kondisi ini.

Berikut ini adalah daftar public DNS yang sering digunakan

DNS Server Primary Secondary
Nawala DNS
Cocok untuk melindungi keluarga dari konten pornografi dan kekerasan
180.131.144.144 180.131.145.145
Free DNS 37.235.1.174 37.235.1.177
OpenDNS Home 208.67.222.222 208.67.220.220
SafeDNS 195.46.39.39 195.46.39.40
Norton ConnectSafe 199.85.126.10 199.85.127.10
DNS Advantage 156.154.70.1 156.154.71.1
DNS.WATCH 84.200.69.80 84.200.70.40
Level 3 209.244.0.3 209.244.0.4

 

DPR

Pemilihan ketua, apapun tujuannya, biasanya disertai dengan  atensi yang beragam dari para peserta pemilihnya.

Pemilihan Ketua Daerah alias Pilkada, hari ini memasuki evolusi babak berikutnya setelah DPR menyetujui Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah yang mengusung Pemilihan Walikota sampai Gubernur melalui mekanisme musyawarah di tingkat DPRD saja dan tidak lagi secara langsung.

Saya tidak memiliki opini dari hasil tersebut. Menurut saya, siapapun yang akan menjadi pimpinan mestinya akan baik. Apabila melenceng, ya tinggal dihukum saja seperti biasa.

Jalani saja keseharian seperti biasanya, jika ada perubahan, maka kemampuan kita beradaptasi akan diuji kembali.

Andai saja, pemilihan ketua RT di kampung saya dapat semeriah pilkada

UU ITE

Sebelum anda membuat status atau menulis sesuatu di social media, blog, e-mail sampai dengan SMS, ada baiknya untuk mengerti sebuah pasal di UU No.11,Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang lazim di kenal dengan UU ITE.

Undang.undang ini dibuat untuk melindungi sekaligus membatasi sepak terjang kita di era komunikasi digital yang semakin mudah diakses.

PERBUATAN YANG DILARANG
Pasal 27

(1)  Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

(2)  Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.

(3)  Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

(4)  Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman.

Masalah Utama

Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang No.11 Tahun 2008 ini, ternyata memiliki celah bagi siapa saja yang membuat tulisan (posting) di media sosial, blog, forum bahkan sampai email maupun SMS, untuk dapat dipidanakan apabila ada orang lain/pihak lain yang merasa tersinggung/dirugikan akibat tulisan yang dibuat.
Pasal 27 ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik semestinya tidak mengatur masalah ini,S karena selain batasannya yang tidak jelas, ayat ini juga tidak ada hubungan yang erat dengan keamanan dan kenyamanan transaksi elektronik.

Semoga saja, Pemerintah Indonesia memiliki keinginan untuk melakukan koreksi bagian ini.

Sarangan Boat

Mumpung sedang berada di Surakarta Hadiningrat, kota kelahiranku. Tidak ada salahnya untuk jalan-jalan ke Telaga Sarangan. Terakhir mengunjungi Telaga Sarangan adalah pada tahun 1989 bersama keluarga besar saya di Solo.

Telaga Sarangan terletak di kaki Gunung Lawu dan berada pada ketinggian kurang lebih 1280 meter dari permukaan laut. Berada di Kecamatan Plaosan dan sudah masuk ke Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Telaga Sarangan

Telaga Sarangan

Pintu Air - Telaga Sarangan

Pintu Air – Telaga Sarangan

Penginapan - Telaga Sarangan

Penginapan – Telaga Sarangan

 

Museum Angkut

Awalnya saya mendengar dengan sebutan Museum Angkot. Agak malas sebenarnya main kesini, karena terbayang hanya menampilkan koleksi kendaraan angkutan umum. Ternyata sampai di lokasi, semuanya berubah drastis, setelah melihat koleksi museum ini yang disebutkan adalah produk asli bukan replika dari mobil-mobil legendaris.

Harga tiket masuk pada hari Sabtu, memang terbilang cukup lumayan untuk ukuran Malang :), yaitu 75.000 untuk area Museum Angkut dan Movie Star Studio. Museum ini buka dari jam 12:00 – 20:00.

Museum ini berada dalam satu manajemen Jawa Timur Park Group dan terletak di Kota Batu di Malang, Jawa Timur.  Tepatnya di Jalan Terusan Sultan Agung Atas No. 2 Kota Wisata Batu.

Food Court - Museum Angkut

Food Court “Pasar Apung” – Museum Angkut

Saat tiba di lokasi ini, ternyata museum baru saja dibuka dan cukup banyak orang yang antri di pintu masuknya. Untung saja ada food court  Pasar Apung yang menyediakan beragam menu makanan. Lebih baik makan siang terlebih dahulu sebelum berputar-putar didalam museum.

Berikut beberapa dari koleksi mereka. Read More →

pesawat

Setelah sekian lama, akhirnya pada tanggal 19 Juli 2014 kota Depok (Jawa Barat) yang berada di Selatan Jakarta memiliki shuttle bus kearah Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Armada bus disediakan oleh HIBA Utama setelah mendapatkan ijin melayani angkutan bandara ini, selain itu, sepertinya juga lantaran jalan tol JORR sudah terhubung dengan jalan tol Bandara.

Bus ini setiap hari melayani perjalanan dari Terminal Depok di Margonda mulai pukul 02:00 sampai dengan 21:00 wib. Sementara di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara melayani penumpang mulai dari pukul 04:00 sampai dengan 24:00 wib.
Bus ini melayani perjalanan setiap 1 jam sekali dan menggunakan route (pp) Terminal Depok – Margonda – Juanda – Tol Cijago – Tol Jagorawi – Tol JORR – Tol Bandara – Terminal 1/2/3 Bandara. Harga tiket sebesar Rp 40.000 untuk sekali jalan.

Bus yang digunakan cukup baik dengan layanan yang bagus juga (mudah-mudahan bukan karena baru beroperasi). Beberapa penumpang menyambut layanan ini dengan antusias dan perjalanan bus sesuai jadual walaupun hanya membawa penumpang segelintir saja.

Bus Hiba Utama Depok - Bandara (pp)

Bus Hiba Utama Depok – Bandara (pp)

 

Interior Shuttle Bus Depok - Bandara

Interior Shuttle Bus Depok – Bandara

 

Harga Ticket Shuttle Bus Depok - Bandara

Harga Ticket Shuttle Bus Depok – Bandara

 

 

Dengan Angkutan serupa di Tol Jagorawi

Dengan Angkutan serupa di Tol Jagorawi

photo Hepi

thumbnail_s35_8142f6df16d0d46ceb419448a0b71efc[1]

Sepertinya anggaran PSO sebesar 1.2 Triliun Rupiah untuk tahun 2014 (871 Miliar Rupiah diantaranya untuk PSO Kereta Api) harus direvisi, karena menurut rencana PT. Kereta Api Indonesia akan melakukan penyesuaian harga tiket perjalanan Kereta Api kelas Ekonomi yang biasanya murah menjadi lebih mahal.

Nama Rangkaian KA Tarif Sebelum 1 Sept 2014 Tarif Baru
Logawa 50,000 115,000
Kertajaya 50,000 135,000
Brantas 55,000 135,000
Kahuripan 50,000 125,000
Kutojaya Utara 40,000 90,000
Bengawan 50,000 110,000
Progo 50,000 100,000
Pasundan 55,000 130,000
Sritanjung 50,000 110,000
Gaya Baru Malam Selatan 55,000 140,000
Matarmaja 65,000 150,000
Tawangjaya 45,000 95,000
Serayu 35,000 95,000
Kutojaya Selatan 35,000 70,000
Tegal Arum 25,000 55,000
Tawang Alun 30,000 65,000
Rajabasa 30,000 65,000
Serelo 30,000 55,000
Putri Deli 20,000 45,000
Siantar Ekspres 20,000 40,000